Saturday, April 27, 2013

Festival Teh di Kebun Jati

Warga Pedukuhan Somadaran, Kalasan, Sleman, menggelar Festival Teh di kebun pohon jati, Omah Teh Kalasan, Ahad mendatang. "Di Sleman memang tak ada kebun teh, tapi budaya minum teh sudah mengakar di masyarakat," ujar panitia festival, Olsy Tampubolon, kemarin. Acara inti festival ini adalah lomba meracik teh.


Peserta lomba adalah penduduk setempat. "Masyarakat di sini senang minum teh. Dari budaya minum teh itu, muncul ide-ide kreatif para pemuda," kata Pinto Nugroho, pemuda Karang Taruna Somadaran. Acara yang digelar oleh warga kampung itu bekerja sama dengan komunitas Folk Mataraman Institute. MUH SYAIFULLAH


Semarang Night Carnival Tampilkan Tarian Lintas Etnis


SEMARANG - Semarang Nigh Carnival, yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang Sabtu pekan depan akan menampilkan tarian dan pakaian lintas etnis di daerah setempat. "Tarian ini koreografinya meliputi etnis Belanda, Cina, dan Jawa," ujar panitia, Ikade Winaya, kemarin.


Penyelenggara menyiapkan 1.000 peserta karnaval, 500 di antaranya peserta berkostum dari siswa sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga mahasiswa perguruan tinggi asal Kota Semarang. "Peserta lain menampilkan pilar budaya dengan kostum dan tarian khas," kata Ikade. EDI FAISOL


Acara Baca Puisi Sitok Srengenge


YOGYAKARTA - Puisi karya Sitok Srengege dan Hari Leo akan dibacakan di Taman Budaya Yogyakarta, Selasa malam pekan depan. "Acara ini menjadi ajang silaturahmi para sastrawan di komunitas," ujar Sekretaris Studio Pertunjukan Sastra, Latief S. Nugraha kemarin.


Sitok Srengenge akan membacakan karya Hari Leo yang kental dengan tema cinta dan sosial. Karya itu ada dalam kumpulan puisi bertajuk Menggambar Angin. Adapun Hari Leo akan membacakan karya Sitok Srengenge. Salah satu karyanya bertajuk On Nothing. SHINTA MAHARANI

0 comments: